Industri Otomotif Menari-nari Diatas Penderitaan Korban Macet

Oktober 19, 2010 at 8:47 am Tinggalkan komentar

Industri Otomotif Menari-nari Diatas Penderitaan Korban Macet

BATASI KENDARAAN
undefined
dok/b8

Ada sesuatu yang tidak berimbang dalam penggelembungan opini soal masalah macet yang menjadi masalah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Menurut pemerhati kemacetan di wilayah Jabodetabek, Adhi AR mengatakan seharusnya permasalahan macet jangan hanya ditumpahkan ke pemprov DKI saja, tapi tidak dikupas ke produsen kendaraan dan lembaga keuangan pembiayaan kendaraan.

Dari analisisnya, ada beberapa fakta yang terjadi, penjualan kendaraan hingga akhir tahun di 2010 diperkirakan 720.000 unit (Seluruh Indonesia) dan saat ini kinerja Adira Finance berhasil membukukan laba bersih 1,1 triliun jika dibandingkan periode sebelumnya 896 milliar.

Peningkatan kinerja pembiayaan diakibatkan untuk pembiayaan sepeda motor baru melonjak sebesar 86%  menjadi 18,6 triliun, dibandingkan periode tahun lalu hanya 10 triliun.

Hingga kuartal ke 3 tahun 2010 penjualan mobil sudah mencapai 555.761 unit. dimana PT Astra Int hingga kuartal 3 208.972 unit dimana tumbuh 11,9 persen.

Tak hanya itu, Kenaikan penjalan kendaraan bermerk BWW juga meningkat hingga 50 %. Dibandingkan tahun lalu, Mercedes Benz hingga 33,3%. Sedangkan di pasar SUV naik hingga 70,4% dibandingkan periode yang sama yaitu 20.252 unit.

“Saya kira kesimpulan industri otomotif saat ini dilihat dari jumlah nilai belanja semakin kaya, dan akhirnya makin macet pula diwilayah Jabodetabek,” ungkapnya Minggu (17/10/2010).

Dan disisi lain yang disalahkan dan menjadi bulan-bualan oleh publik ke pemerintah daerah, khususnya DKI,” Saya kira ini tidak adil hanya pemerintah daerah saja yang harus duduk di kursi pesakitan. Di satu sisi industri media juga secara leluasa menikmati belanja iklan yang luar biasa dari industri otomotif. Intinya somebody have to take a blame akan masalah macet ini dan yang paling gampang adalah pemerintah daerah,” papar Adhi.

Sementara itu, berdasarkan data Polda Metro Jaya, hingga Mei lalu, jumlah perjalanan di Jakarta mencapai 20,7 juta perjalanan per hari. Jumlah itu terbagi menjadi sebanyak 850 ribu perjalanan per hari dari Tangerang, sebanyak 600 ribu perjalanan per hari dari Depok dan sebanyak 550 ribu perjalanan per hari dari Bekasi.

Sisanya, sebanyak 18,7 juta per hari dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Tingginya jumlah perjalanan itu diantaranya 44 persen perjalanan dilayani kendaraan pribadi dan 56 persen sisanya dilayani angkutan umum.

Adapun jumlah kendaraan bermotor di DKI Jakarta pada tahun 2009 lalu mencapai 6,5 juta unit terdiri dari 98,6 persen kendaraan pribadi atau sebanyak 6,4 juta unit, dan angkutan umum sebanyak 1,4 persen atau 88,477 unit.

Tahun ini, jumlah kendaraan mencapai 11 juta unit terdiri dari, 3 juta unit kendaraan bermotor roda empat dan 8 juta unit kendaraan bermotor roda dua. Atau angka pertumbuhan mobil  per hari mencapai 240 unit dan sepeda motor sebanyak 890 unit per hari. sumber : http://www.berita8.com/read/2010/10/17/3/31039/Industri-Otomotif-Menari-nari-Diatas-Penderitaan-Korban-Macet

Iklan

Entry filed under: Tak Berkategori.

Aktivis : Anggota Dewan DKI Mau Nyaleg Lagi, Pikir Ulang Untuk Kita Pilih ! Perjuangan Panjang Reformasi Widdi Aswindi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

RSS Widdi.co

Feeds

Oktober 2010
S S R K J S M
« Jan   Des »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

RSS Berita.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: