Aktivis : Anggota Dewan DKI Mau Nyaleg Lagi, Pikir Ulang Untuk Kita Pilih !

Januari 30, 2009 at 4:09 am Tinggalkan komentar

Jelang pemilu 2009  nanti, warga Jakarta di himbau untuk tidak lagi memilih kucing dalam tempurung.

Hal ini dikatakan oleh Yajid, aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta. “Saya kira masyarakat sekarang jangan terjebak lagi soal figur dan yang paling penting adalah jangan memilih kucing dalam tempurung,” ungkapnya, Kamis malam (29/1) di Jakarta.

Menyoroti kasus upah pungut pajak yang menimpa seluruh anggota dewan Jakarta, Yajid mengatakan, hal ini sesungguhnya sangat memalukan, jika menelaah ucapaan  Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Surapriyatna saat di mintai keterangan oleh KPK.

Kepada wartawan Ade mengatakan bahwa semua kalangan anggota dewan sebanyak 75 orang menerima dana aliran upah pungut pajak tersebut, maka menurut Yajid sebaiknya masyarakat tidak memilihnya lagi jika para wakil rakyat tersebut maju ke ranah politik kembali.

“Masih banyak figur lain dari pada orang-orang itu yang layak dipilih, sebaiknya dipikir dua kali kalau mau kita pilih,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Surapriyatna yang diperiksa KPK kemarin dirinya selaku perangkat daerah mengaku menerima uang insentif dari hasil upah pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp2 juta per bulan dan Rp5 juta per bulan dari uang upah pajak daerah.

“Itu uangnya diterima tiga bulan sekali dan semua anggota dewan menerima itu,” kata Ade.

Dalam jumlah kisaran Rp2 miliar untuk PBB dan Rp5 miliar untuk pajak daerah dan dibagi rata dengan nominal relatif untuk 75 orang anggota dewan DKI Jakarta, (termasuk Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriawan yang pada waktu itu sebagai wakil ketua DPRD DKI Jakarta-red).

Pemanggilan sejumlah pejabat dan wakil rakyat itu didasarkan surat perintah penyelidikan nomor: sprin lidik- 60A/01/IX/2006 tanggal 25 November 2008.

Kini kasus tersebut sudah merambah ke Mendagri, dikabarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera memanggil Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Tim penyelidik KPK saat ini sudah bergerak masuk ke Depdagri untuk pengusutan.

Saat ini prosentase kursi di DRPD DKI Jakarta adalah PKS 18 kursi, PD 16 kursi, PDIP 11 selanjutnya Golkar, PPP, PAN, PDS dan partai lainya.(Berita8.com)

Iklan

Entry filed under: Politik.

Foto Mesra, Mirip Charly “Grepe” Dada Luna Maya Industri Otomotif Menari-nari Diatas Penderitaan Korban Macet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

RSS Widdi.co

Feeds

Januari 2009
S S R K J S M
« Nov   Okt »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

RSS Berita.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: